Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 11:08:29【Kabar Kuliner】669 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(5473)
Artikel Terkait
- Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
- Produksi MBG SPPG Polsek Palmerah bakal naik secara bertahap
- Ribuan guru UNRWA siap didik lagi anak
- Babel perketat pemantauan penerapan SOP dapur SPPG
- Pemkab Bantul pertemukan Kopdes dengan SPPG baru, dukung keberlanjutan
- BPOM latih lebih dari 100 ribu orang kuatkan keamanan pangan RI
- Prabowo: Dari 1,4 miliar porsi, MBG sukses 99,99 persen tanpa keracunan
- Rangkaian alergi bisa berkembang dipicu faktor eksternal
- Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG
- BPOM tekankan komitmen atasi isu Cs
Resep Populer
Rekomendasi

Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut

Apindo soroti sektor riil dalam negeri yang masih belum optimal

Menikmati gemerlap cahaya Guangzhou dari kapal di Sungai Mutiara

Menko Polkam: Negara kondusif selama setahun kepemimpinan Prabowo

Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing

Kemarin, arahan Prabowo soal LPDP hingga mikroplastik dalam hujan

Menikmati gemerlap cahaya Guangzhou dari kapal di Sungai Mutiara

Anggota DPR ingatkan pemerintah kawal MBG lebih ketat